Integrasi Tafsir Hermeneutik dalam Pembelajaran Al-Qur’an
(Analisis Kontekstual dan Tantangan Metodologis)
DOI:
https://doi.org/10.61104/qz.v3i1.774Keywords:
Hermeneutik, Pembelajaran Al-Qur’an, Interpretasi.Abstract
Studi ini bertujuan untuk secara kritis meneliti penerapan pendekatan hermeneutika dalam menafsirkan ayat-ayat Al-Qur'an yang berkaitan dengan pendidikan. Tafsir hermeneutik merupakan pendekatan interpretatif yang menekankan pemahaman teks melalui konteks historis, sosial, dan linguistik. Dalam pembelajaran Al-Qur’an, pendekatan ini menjadi penting untuk menjembatani antara makna teks klasik dengan realitas kontemporer. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan tafsir hermeneutik dalam pembelajaran Al-Qur’an serta implikasinya terhadap pemahaman peserta didik. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan analisis deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan hermeneutik mampu meningkatkan pemahaman kontekstual, kritis, dan relevan terhadap ayat-ayat Al-Qur’an, meskipun tetap memerlukan batasan metodologis agar tidak menyimpang dari prinsip-prinsip dasar tafsir klasik.Penafsiran Al-Qur'an adalah proses intelektual dan spiritual yang membutuhkan metode yang cermat dan kontemporer. Salah satu pendekatan yang telah berkembang dalam wacana eksegetis modern adalah hermeneutika. Studi ini bertujuan untuk meneliti makna dan perkembangan historis hermeneutika serta relevansinya terhadap penafsiran Al-Qur'an. Hermeneutika, yang awalnya berkembang dalam tradisi Barat sebagai metode untuk memahami teks dan kitab suci klasik, kini diadopsi oleh beberapa pemikir Muslim untuk memahami Al-Qur'an dalam konteks sosial dan budaya yang terus berubah. Studi ini menemukan bahwa pendekatan hermeneutika, jika digunakan dengan hati-hati dan proporsional, dapat membuka dialog antara teks Al-Qur'an dan realitas kontemporer, tanpa mengabaikan nilai-nilai normatif Islam. Hasil penelitian juga menyoroti perbedaan pendekatan tokoh-tokoh tersebut dalam menggabungkan pemahaman tradisional dan pendekatan kontekstual.
References
Aksin Wijaya.(2009). Arah Baru Studi Ulum al-Qur'an (Yogyakarta: Pustaka Pelajar). 176-177
Arif, Syamsuddin. (2011). "Hermeneutika dan Studi al-Qur'an: Catatan Kritis atas Pendekatan Nasr Hamid Abu Zayd." MIOOT: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman, vol. 35, no. (1). 157-174
Chotimah, Chusnul.(2023). "Manhaj Tahlili bi al-Ra'y: Analisis Manhaj Tafsir Al-Qur'an At-Thabari dalam Tafsir Jami'ul Bayan 'an Ta'wilil Qur'an." Aksioreligia 1. (1).12-20.
Chotimah, Chusnul. (2023). "Manhaj Tahlili bi al-Ra'y: Analisis Manhaj Tafsir Al-Qur'an At-Thabari dalam Tafsir Jami'ul Bayan 'an Ta'wilil Qur'an." Aksioreligia 1. (1).12-20.
Fatkhurrohman, M. Noor, (2015). "Hermeneutika dalam Studi Al-Qur'an: Menyoal Gagasan dan Metode Farid Esack." Jurnal Studi Ilmu-ilmu al-Qur'an dan Hadis, Vol. 16, No. (2): 213-228.
Hidayatullah, Ahmad. (2013). "Genealogi Hermeneutika al-Qur'an: Studi Kritis atas Pemikiran Fazlur Rahman dan Amina Wadud." Jurnal Studi Ilmu-ilmu al-Qur'an dan Hadis, Vol. 14. No. (2): 169-186.
Karlina, Reni. (2024) "Metode Tafsir Al-Muqaran Dan Al-Maudhu'i." Nashr Al-Islam: Jurnal Kajian Literatur Islam (6), 3 .
Muchtar,M. Ilham (2016). "Analisis Konsep Hermeneutika Dalam Tafsir Alquran," HUNAFA Jurnal Studia Islamika (13), 1, 67-89.
Malik.Hermeneutika Al-Qur'an dan Debat Tafsir Modern, (2019). Implementasinya dengan Masa Kini. AT-TURAS: Jurnal Studi Keislaman, 56-76.
Syamsuddin, Sahiron. (2017) Hermeneutika dan Pengembangan "humul Qur'an. Yogyakarta: Pesantren Nawasea Press.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Anisa Salsabila, Mhd Hakim, Riska Sawitri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








This work is licensed under a